Muna, Sulawesi Tenggara – 15 Desember 2022
Transformasi besar dalam dunia pendidikan tinggi terjadi di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, ketika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Persada Muna resmi beralih status menjadi bagian dari Universitas Karya Persada Muna (UKPM). Perubahan ini ditetapkan melalui keputusan pemerintah pada 15 Desember 2022, menandai langkah strategis menuju sistem pendidikan tinggi yang lebih terpadu, profesional, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Langkah ini tidak hanya memperluas cakupan akademik, tetapi juga memperkuat visi institusi dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan global di bidang kesehatan.

Perubahan Status, Perluasan Akses
STIKes UKPM sebelumnya beroperasi sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang fokus pada program studi Keperawatan, Kebidanan, dan Kesehatan Masyarakat. Kini, di bawah naungan Universitas Karya Persada Muna, prodi-prodi tersebut menjadi bagian dari Fakultas Ilmu Kesehatan, bersanding dengan program studi lain dari rumpun vokasi dan non-kesehatan.

Dengan menjadi bagian dari universitas, STIKes UKPM mendapatkan perluasan akses ke:

Fasilitas laboratorium dan ruang praktik yang lebih lengkap

Kolaborasi lintas program studi untuk riset dan pengabdian masyarakat

Integrasi sistem administrasi akademik, termasuk digitalisasi layanan

Perubahan ini sekaligus menjadi jawaban atas tuntutan masyarakat dan dunia kerja akan tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga kritis, komunikatif, dan inovatif.

Menjadi Bagian dari Universitas: Apa Artinya untuk Mahasiswa?
Transformasi menjadi universitas bukan hanya penggabungan struktural, tetapi membawa dampak langsung pada pengalaman mahasiswa:

✅ 1. Kualitas Akademik yang Lebih Terstandar
Program pendidikan kini berada dalam standar mutu universitas yang lebih ketat, baik dari segi kurikulum, dosen, maupun evaluasi pembelajaran. Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih holistik dan berbasis evidence-based practice (EBP).

✅ 2. Peluang Interdisipliner dan Inovasi
Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan kini berkesempatan bekerja sama dengan mahasiswa dari program studi lain, seperti Administrasi Rumah Sakit, Teknologi Informasi Kesehatan, bahkan Manajemen dan Hukum yang akan segera dibuka.

Ini membuka ruang lahirnya inovasi baru, seperti aplikasi pelayanan kesehatan berbasis digital, model pemberdayaan masyarakat terpadu, dan riset kolaboratif.

✅ 3. Reputasi Akademik dan Prospek Karier
Gelar yang diperoleh dari universitas memiliki nilai lebih di mata dunia kerja. Lulusan akan membawa nama Universitas Karya Persada Muna, bukan lagi sekolah tinggi, yang secara administratif dan reputasi lebih diakui baik nasional maupun internasional.

Fasilitas & Dukungan Akademik yang Semakin Maju
Sebagai bagian dari pengembangan universitas, sejumlah peningkatan fasilitas tengah dilakukan:

Laboratorium terpadu kesehatan

Mini hospital untuk simulasi klinik

Sistem pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS)

Perpustakaan digital

Unit Penjaminan Mutu Akademik (UPMA) yang memantau kualitas proses pembelajaran

Tak hanya itu, Universitas Karya Persada Muna juga telah membentuk Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) yang menaungi kegiatan mahasiswa dan dosen dalam bentuk riset lapangan, pelatihan kader kesehatan, serta intervensi masyarakat berbasis data.

Sinergi Lokal Menuju Daya Saing Global
Sebagai universitas yang berbasis di Pulau Muna, UKPM memiliki keunggulan tersendiri: kedekatan dengan masyarakat. Proses pembelajaran mahasiswa STIKes tetap mengakar pada nilai-nilai lokal, kearifan budaya, dan pendekatan pelayanan yang humanis.

Namun, dengan status universitas, pendekatan ini diperkuat oleh wawasan global: mahasiswa didorong untuk ikut seminar internasional, pertukaran pelajar, hingga publikasi jurnal bereputasi.

“Kami ingin mencetak tenaga kesehatan yang profesional tapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat di pelosok. Inilah makna pendidikan kesehatan berbasis komunitas dan berwawasan global,” ujar Dr. Wahyuddin, M.Kes., Ketua LPPM UKPM.

Legalitas Resmi: Diakui Pemerintah
Proses penggabungan STIKes dan Politeknik Karya Persada Muna menjadi Universitas Karya Persada Muna telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui:

SK Mendikbudristek No. 406/E/2021 dan No. 411/E/2021

Penetapan resmi operasional pada 15 Desember 2022

Diumumkan secara terbuka oleh media lokal dan nasional (sumber: Tegas.co)

Dengan legalitas ini, semua ijazah dan dokumen akademik mahasiswa STIKes UKPM kini berada dalam sistem terpusat Universitas, memastikan keabsahan dan pengakuan nasional.

Penutup: Menuju Masa Depan Profesional
Penggabungan STIKes Karya Persada Muna ke dalam Universitas Karya Persada Muna adalah tonggak penting dalam sejarah pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara. Ini adalah lompatan besar menuju masa depan profesional bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat yang dilayani.

Dengan fondasi kuat di bidang kesehatan dan semangat pembaruan, UKPM kini menjadi institusi yang tidak hanya mendidik, tapi juga menginspirasi. Masa depan tenaga kesehatan Indonesia—khususnya di kawasan timur—tengah dibangun dari kampus ini, dengan integritas, kolaborasi, dan dedikasi sebagai fondasinya.